Sebuah rumah mewah bersejarah di tepi laut yang dilengkapi pantai pribadi resmi dipasarkan dengan harga £4 juta. Properti bernama Chapel Point House ini merupakan bangunan terdaftar Grade II yang memiliki nilai arsitektur dan sejarah tinggi, bahkan pernah menjadi latar dalam novel klasik karya Daphne du Maurier berjudul The House on the Strand.
Rumah Mewah Chapel Point House
Terletak di puncak tebing Portmellon, Mevagissey, Cornwall, rumah ini menawarkan pemandangan laut selatan yang spektakuler. Chapel Point House berstatus hak milik penuh dan terdiri dari lima kamar tidur, empat kamar mandi, serta lima ruang tamu yang luas. Keunikan lainnya adalah sebuah tangga kecil yang langsung menghubungkan rumah dengan teluk berpasir dan rumah perahu pribadi.
Properti ini dirancang oleh arsitek Arts and Crafts ternama, John Campbell, dan dibangun antara tahun 1934 hingga 1939. Salah satu bangunan pelengkapnya, The Gate House, diselesaikan lebih awal pada tahun 1937. Rumah ini diperkirakan akan berpindah tangan untuk pertama kalinya dalam hampir 40 tahun terakhir.
Dipasarkan melalui agen properti Lillicrap Chilcott, Chapel Point House digambarkan berada di “lokasi kelas dunia” di sebuah tanjung pribadi. Iklan properti tersebut menekankan pemandangan laut dan pesisir yang menakjubkan, dengan kepemilikan lahan yang membentang hingga batas pasang air di sisi utara dan selatan.
Spesifikasi Rumah Mewah ini
Berdiri di atas lahan seluas sekitar 1,7 hektar, properti ini dilengkapi berbagai fasilitas eksklusif seperti halaman dalam, teras luas, lapangan kriket, taman terlindung, rumah musim panas, serta tangga akses langsung ke pantai. Selain itu, terdapat garasi yang mampu menampung tiga kendaraan sekaligus sebuah perahu.
Selama empat dekade terakhir, rumah ini menjadi tempat tinggal arsitek internasional John Bonnington dan keluarganya. Bonnington turut memberikan sentuhan personal pada interior rumah, termasuk langit-langit dekoratif, jendela kaca patri, panel kayu artistik, serta tangga spiral berbahan batu tulis.
Awalnya, Campbell berencana membangun 20 properti di sepanjang garis pantai yang ia beli pada tahun 1932. Namun, rencana tersebut terhenti akibat pecahnya Perang Dunia Kedua pada 1939, sehingga hanya tiga properti yang berhasil dibangun.
Tragedi kemudian menyelimuti proyek tersebut. Setelah kembali mengajukan proposal desain revisi pascaperang pada Agustus 1947, Campbell terpeleset di jalur puncak tebing dan jatuh ke laut hingga meninggal dunia. Meski proposalnya disetujui setelah kematiannya, tak ada pembangunan lanjutan yang pernah terwujud. Tuna55