LOSC Lille harus menelan pil pahit saat menjamu Strasbourg dalam lanjutan Ligue 1, Senin (26/1) dini hari WIB. Bermain dengan ambisi meraih poin penuh, Lille justru tumbang dengan skor telak 1-4 dalam laga yang menunjukkan rapuhnya lini pertahanan mereka, terutama pada babak kedua.
Tuan rumah sebenarnya berusaha memberikan perlawanan sejak menit awal. Lille beberapa kali mencoba menekan lewat kombinasi lini depan yang dihuni nama-nama berpengalaman seperti Olivier Giroud serta Matias Fernandez-Pardo. Namun, efektivitas Strasbourg dalam memanfaatkan peluang menjadi pembeda utama. Tim tamu tampil lebih klinis dan mampu menghukum setiap celah yang muncul di pertahanan Lille.
Jalannya Pertandingan di Kuasai Strasbourg
Strasbourg semakin menunjukkan dominasinya setelah turun minum. Penguasaan bola mencapai 53,4 persen di babak kedua dimanfaatkan dengan baik untuk mengontrol ritme permainan. Martial Godo menjadi sosok paling menonjol dengan mencetak dua gol tambahan yang memastikan keunggulan mutlak bagi tim tamu. Lille baru mampu memperkecil ketertinggalan di masa injury time melalui gol Matias Fernandez-Pardo pada menit ke-90+3, yang sayangnya hanya menjadi gol hiburan.
Perhatian khusus tertuju pada masuknya Calvin Verdonk, pemain timnas Indonesia, yang akhirnya mendapat kesempatan bermain. Verdonk masuk pada menit ke-69 menggantikan Romain Perraud dan langsung memberi warna di sisi sayap kiri. Kehadirannya menambah intensitas serangan Lille, terutama melalui umpan-umpan silang.
Salah satu momen terbaik Verdonk terjadi pada menit ke-82 ketika ia mengirimkan crossing akurat ke kotak penalti. Bola tersebut disambut Soriba Diaoune, namun peluang tersebut gagal berbuah gol setelah penyelesaiannya masih melenceng. Meski belum mencatatkan kontribusi gol atau assist, penampilan Verdonk menunjukkan potensi sebagai opsi tambahan bagi Lille di laga-laga selanjutnya.
Secara keseluruhan, Lille sebenarnya tidak sepenuhnya kalah dalam hal menciptakan peluang. Beberapa kesempatan juga datang dari Giroud, Ethan Mbappé, serta Fernandez-Pardo. Namun, kokohnya lini belakang Strasbourg dan penampilan solid kiper Mike Penders membuat usaha Lille kerap berujung buntu.
Kekalahan ini menjadi peringatan serius bagi Lille untuk segera melakukan evaluasi, terutama di sektor pertahanan yang mudah ditembus. Di sisi lain, Strasbourg pantas mendapat pujian atas permainan disiplin dan efektivitas tinggi mereka. Bagi Lille, memaksimalkan peran pemain cadangan seperti Calvin Verdonk bisa menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan variasi serangan dan performa tim pada pertandingan-pertandingan berikutnya. https://rbfmd.com/