Onadio Leonardo akhirnya kembali menghirup udara bebas usai menjalani rehabilitasi selama tiga bulan terkait kasus narkoba. Momen tersebut menjadi sangat berarti lantaran sang istri, Beby Prisillia, setia menjemput sekaligus mendampingi Onad sejak hari pertama kebebasannya.
Beby menegaskan komitmennya untuk terus berada di sisi sang suami. Ia juga mengaku akan lebih waspada dan protektif agar Onadio tidak kembali terjerumus ke permasalahan serupa di masa depan.
Ya cukup Onad saja. Aku selalu ingatkan supaya enggak macam-macam, enggak salah pergaulan. Sekarang juga jadi lebih sadar, lebih waspada. Setelah ini aku bakal lebih nempel. Intinya aku akan terus menemani dia, ujar Beby Prisillia kepada awak media di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (28/1/2026).
Sikap protektif tersebut bukan tanpa alasan. Beby ingin memastikan lingkungan pergaulan suaminya tetap positif setelah bebas dari rehabilitasi. Saat ditanya soal hal tersebut, ia menjawab singkat namun tegas, Oh, sangat.
Onadio Leonardo pun turut angkat bicara mengenai cobaan yang tengah dihadapinya. Menurutnya, setiap rumah tangga pasti diuji dengan permasalahan yang berbeda-beda.
Selama menikah tujuh tahun, pasti ada cobaan. Ada yang diuji soal kesehatan, finansial, rumah tangga. Mungkin ini cobaan yang harus gue hadapi dan gue jalanin, kata Onad.
Sebelumnya, sempat beredar isu bahwa Beby Prisillia akan meninggalkan Onad di tengah proses hukum yang dijalani. Namun anggapan tersebut ditepis langsung oleh Beby. Ia menegaskan bahwa pernikahan adalah ikatan sakral yang harus dijaga dalam kondisi apa pun.
Aku menikah sama Onad, aku berjanji kepada Tuhan dan kepada diri aku sendiri untuk bersama selamanya. Susah dan senang bareng. Itu prinsip yang aku pegang. Jadi kenapa harus ditinggalkan? Dia lagi butuh bantuan, dia butuh aku. Buat aku, aku harus selalu ada buat dia, tutur Beby.
Mendengar ungkapan tulus sang istri, Onadio tampak terharu. Ia pun menyampaikan rasa terima kasih kepada orang-orang terdekat yang terus memberikan dukungan saat dirinya berada di masa terendah.
Terima kasih banyak buat istri gue, orang tua gue, dan teman-teman terdekat. Biasanya orang kena masalah suka ditinggalin. Tapi lu enggak, kan? tanya Onad kepada Beby.
Enggaklah. Mana mungkin ditinggalin. Kita kan sudah berjanji seumur hidup, senang dan susah bareng, sehat dan sakit bareng, jawab Beby dengan mantap.
Beby Prisillia juga membagikan kisah bagaimana ia dan Onad saling menguatkan selama masa rehabilitasi. Menurutnya, kunci menghadapi ujian adalah menerima kenyataan dengan lapang dada.
Aku selalu bilang ini cobaan hidup. Namanya hidup pasti ada ujian. Kalau kita bisa lebih legawa dan ikhlas, rasanya akan lebih ringan. Tapi kalau denial, marah, atau dendam, justru bikin semuanya terasa lebih berat, pungkasnya. Tuna55