Dunia sepak bola diliputi duka mendalam setelah pesawat milik British European Airways (BEA) yang mengangkut rombongan Manchester United mengalami kecelakaan tragis di Munich, Jerman Barat, pada 6 Februari 1958. Peristiwa ini kemudian dikenal sebagai Tragedi Munich dan menjadi salah satu hari paling kelam dalam sejarah olahraga.
Mengutip laporan BBC, kecelakaan tersebut menewaskan 21 orang, termasuk tujuh pemain utama Manchester United. Pesawat sewaan BEA itu membawa 38 penumpang serta enam awak kabin ketika insiden terjadi.
Tak lama setelah mencoba lepas landas dari Bandara Riem, pesawat gagal mengudara dan terbakar. Para korban berasal dari skuad legendaris Manchester United yang dijuluki Busby Babes, generasi emas sepak bola Inggris dengan rata-rata usia pemain sekitar 24 tahun.
Tujuh pemain yang kehilangan nyawa adalah kapten tim Roger Byrne, Mark Jones, Eddie Colman, Tommy Taylor, Liam Whelan, David Pegg, dan Geoff Bent. Selain para pemain, delapan jurnalis olahraga asal Inggris serta sejumlah staf klub juga turut menjadi korban dalam tragedi tersebut.
Pesawat tersebut tengah dalam perjalanan kembali ke Inggris usai Manchester United melakoni laga Piala Eropa melawan Red Star Belgrade di Yugoslavia. Munich menjadi titik persinggahan untuk pengisian bahan bakar sebelum penerbangan dilanjutkan.
Laporan awal menyebutkan bahwa kecelakaan terjadi saat upaya lepas landas ketiga. Pesawat melampaui ujung landasan, menghantam sebuah bangunan dengan sayap kirinya, berbelok tajam, lalu menabrak struktur lain sebelum terbakar. Meski demikian, badan utama pesawat tidak sepenuhnya dilalap api. Beberapa penumpang dan awak yang selamat bahkan kembali ke puing-puing untuk menolong korban lain.
Manajer Manchester United saat itu, Matt Busby, mengalami luka serius dan harus menjalani transfusi darah. Sementara penyerang muda Bobby Charlton selamat dengan cedera kepala ringan.
Pihak BEA menjelaskan bahwa cuaca buruk berupa badai salju turut memperburuk kondisi saat kejadian. Tragedi Munich pun meninggalkan luka mendalam, tidak hanya bagi Manchester United, tetapi juga bagi sejarah sepak bola dunia. Tuna55