You are currently viewing Patricia Schuldtz Diduga Lebih Tua dari Pewaris Cendana

Patricia Schuldtz Diduga Lebih Tua dari Pewaris Cendana

Nama Patricia Schuldtz kembali menyedot perhatian publik dalam beberapa pekan terakhir. Bukan semata karena kiprahnya di dunia musik elektronik, melainkan karena rasa penasaran warganet terhadap usia sebenarnya perempuan yang kini resmi menjadi bagian dari keluarga Cendana. Sejak menikah dengan Darma Mangkuluhur Hutomo pada 11 Januari 2026, sorotan terhadap kehidupan pribadi Patricia seolah tak terhindarkan.

Isu usia Patricia mulai ramai diperbincangkan sejak kabar pertunangannya beredar pada Agustus 2025. Media sosial dan forum daring dipenuhi spekulasi, meski hingga kini Patricia tak pernah memberikan klarifikasi terbuka. Salah satu akun gosip bahkan menyebut usia Patricia telah menginjak 42 tahun. Klaim ini sontak memicu kehebohan karena dianggap hanya terpaut sekitar delapan tahun dari sang mertua, Tata Cahyani, yang genap berusia 50 tahun pada April 2025.

Narasi “beda tipis dengan mertua” pun viral dan memantik perdebatan sengit. Namun, tidak semua warganet sepakat. Sebagian lainnya menilai angka tersebut terlalu jauh, lalu mengajukan versi usia yang lebih muda, yakni sekitar 35 tahun. Dugaan ini merujuk pada usia kakaknya, Daniel Patrick Hadi Schuldt, yang lahir pada 1987. Menurut versi ini, selisih usia kakak-adik dianggap tidak terlalu jauh sehingga klaim usia 40-an dinilai kurang masuk akal.

Spekulasi lain bahkan menyebut Patricia baru berusia 30 tahun pada Januari 2026, atau hanya sekitar tiga tahun lebih tua dari Darma yang lahir pada 8 Agustus 1998. Perbedaan versi inilah yang membuat kolom komentar dipenuhi adu argumen. “Usianya sudah 42, hampir seumuran sama mertua,” tulis sebuah akun Instagram. “Kayaknya masih 35-an, nggak mungkin 40 lebih,” balas akun lainnya. Rasa ingin tahu publik kian membesar seiring status Darma sebagai pewaris keluarga Cendana.

Di luar kontroversi usia, Patricia dikenal memiliki latar belakang keluarga dan karier yang cukup mentereng. Ia merupakan putri mendiang Dr. Soenarjo Hadi, dokter senior sekaligus pemilik usaha kuliner legendaris Bakmi Apo. Di dunia musik, Patricia menekuni profesi DJ sejak 2021 di bawah bimbingan DJ Riri Mestica dan tergabung dalam label Spinach Records.

Sejumlah karya telah ia rilis, seperti Fadeaway dan Running Rockets, termasuk proyek kolaborasi Suarapelago. Di luar musik, Patricia juga aktif dalam bisnis keluarga serta disebut ikut mengembangkan cabang Bakmi Apo di kawasan Cinere. Ia bahkan pernah tampil sebagai model untuk merek internasional seperti Yves Saint Laurent dan Coach.

Terlepas dari simpang siur usia yang terus diperdebatkan, satu hal tampak jelas: Patricia Schuldtz kini menjadi figur publik yang tak bisa lepas dari sorotan. Bagi sebagian orang, misteri usia hanyalah gosip; bagi yang lain, itu bagian dari konsekuensi hidup Tuna55 di bawah cahaya keluarga elite nasional.

Leave a Reply